Lokakarya angklung bagi ‘duta-duta muda’ Australia

Image

Suasana meriah terpancar pada pagi ini di Holy Primary School di Australian Capital Territory (ACT). Keceriaan tersebut dipicu oleh ritmik dinamis nada angklung serta harmoni yang telah dikreasikannya.

Pada hari ini, lebih dari 80 anak (dari kelas yang berbeda-beda), secara bergiliran dalam tiga kelompok, telah belajar memainkan angklung melalui sebuah lokakarya.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Ibu Arika Bassett, seorang pengajar Bahasa Indonesia yang telah puluhan tahun mendedikasikan diri di berbagai sekolah di Australia. Tawaran Ibu Arika disambut hangat oleh Duta Angklung, khususnya trio penggerak kelompok angklung Awivadya yang baru terbentuk di Canberra: Eris Sugiatna (konduktor), Miranti Puti Aisyah (aranjer), dan saya (jubir Komunitas Duta Budaya Indonesia, merangkap ‘pengawal’ kibor:)).

Dalam setiap sesi yang masing-masing berdurasi sekitar 40 menit, sekumpulan anak-anak berusia kelas 4 SD dengan riang memainkan Twinkle-Twinkle Little Star, Old Mac Donald Had a Farm, atau bahkan Cicak-cicak di Dinding. Sebagian turut bernyanyi, termasuk untuk si ‘Cicak’. Bahkan ada juga yang berjoget, layaknya memperlakukan angklung sebagai ‘pasangan dansa’.

Urutan lokakarya dari kami sederhana saja. Pertama, saya memperkenalkan tim dan bagaimana konsep permainan angklung secara umum. Kedua, pak konduktor masuk ke detail lagu, termasuk memainkan harmonisasi akor. Ketiga, ibu aranjer dengan sabar menangani kesulitan anak-anak secara ‘one-to-one‘ .

Momen paling seru ketika sesi tanya jawab, di penghujung acara. “Bagaimana dan berapa lama angklung dibuat?”; “Berapa lama perlu berlatih untuk menjadi ahli?”; atau bahkan “Berapa lama jarak tempuh penerbangan antara Indonesia – Australia?” adalah sebagian pertanyaan anak-anak tersebut. Tentu saja ‘trio instruktur’ dengan senang hati menjawab dan berdialog dengan mereka.

Pengalaman lokakarya ini sangatlah menyenangkan. Tidak saja apresiasi dari pihak sekolah yang sangat baik, atau budaya Indonesia yang semakin terpromosikan, namun tawa dan keceriaan anak-anak tersebut telah memberikan kebahagiaan tersendiri. Bagi para guru, kami selaku instruktur, dan mungkin bahkan bagi mereka sendiri, ‘duta-duta muda’ angklung di benua Australia. Mereka bahkan merencanakan tampil, dengan lagu-lagu yang baru saja diajarkan.

Selamat berkarya kepada para ‘duta muda’ angklung. Buatlah Indonesia semakin bangga dengan kreativitas Anda. ***

4 responses to “Lokakarya angklung bagi ‘duta-duta muda’ Australia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s