Asma Nadia: Niat, Semangat, Berbagi (1)

Image

Pembaca yang budiman,

Para penyimak dunia baca, penulis, pencinta sastra, atau bahkan segmen lainnya, pasti tidak sedikit yang telah yang mengenal Asma Nadia. Setidaknya dari tulisan, ‘twitografi’, atau profil-profil yang disampaikan media.

Ia memang seorang yang produktif dalam menghasilkan kata. Ia pun sangat aktif dalam mempromosikan pentingnya membaca, menulis, atau bahkan menerbitkan buku. (Salah satu tulisannya di kolom resonansi Republika berjudul unik: Satu Buku Sebelum Mati).

Asma Nadia bisa dikatakan tergolong fenomenal. Muda, aktif berkarya, dan terus berbagi.

Di sisi lain, alhamdulillah, komunitas penulis, pembaca karya, atau bahkan penggemar:) Asma di Australia sedang dalam proses mendatangkan dia. Untuk sebuah lokakarya menulis, bedah buku, atau bahkan nonton bareng. Intinya, menyemangati sahabat-sahabat yang ada di benua kangguru.

Sebagai informasi, Asma adalah anggota kehormatan (nasional) dari Komunitas Duta Budaya Indonesia (KDBI) yang belum lama ini diluncurkan di Australia (http://oase.kompas.com/read/2012/05/03/13132863/Duta.Budaya.Indonesia.Diluncurkan.di.Australia).

***

Saya beruntung mengenal Asma dan Mas Isa (suaminya, yang juga hebat:)) dalam kesempatan tak terduga. Mereka bahkan pernah tinggal di apartemen sederhana kami, tatkala saya dan keluarga bekerja dan berdomisili di Jenewa, Swiss.

Image

Dari perkenalan tersebut, setidaknya ada satu pelajaran menarik dari seorang Asma. Di luar kemampuan menulisnya yang memang super cepat (nanti saya ceritakan betapa cepatnya hentakan jemari Asma di tuts notebook), kelebihan Asma adalah hasil dari gabungan, diantaranya: niat, semangat, dan keinginan untuk terus berbagi.

Tulisan ini merupakan pengantar bagi tulisan lanjutan mengenai Asma. Direncanakan, setiap satu minggu tulisan tersebut akan menyapa Anda, pembaca yang budiman.

Perlu digarisbawahi, tulisan ini lebih merupakan persepsi saya mengenai siapa Asma Nadia. Bisa jadi tidak menggambarkan apa adanya. Namun bisa jadi Asma jauh melebihi dari apa yang bisa saya kisahkan.

Semoga menginspirasi, bagi Indonesia tercinta. ***

(foto: rumahbacaasmanadia.com; isaalamsyah.com)

5 responses to “Asma Nadia: Niat, Semangat, Berbagi (1)

  1. Saya membaca karya2 Mbak Asma Nadia ketika SMA. Saya menyukainya. Sama seperti saya menyukai tulisan2 Mbak Helvi Tiana Rosa. Terus berkarya Mbak Asma: untuk Indonesia yang lebih baik!🙂

    Terimakasih atas sharingnya, Mas Riyan! Tulisan Mas menghidupkan kembali lilin memori saya kala remaja..🙂

    Subhan Zein

  2. Saya belum pernah mengenal Mbak Asma, mungkin karena keacuhan saya untuk melihat dunia yang lain. Tapi perspektif yang baru buat saya. Thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s